Tulisan Bergerak

Sekolah

Sabtu, 06 Februari 2016

Latar Belakang Penjajahan Bangsa Barat

LATAR BELAKANG PENJAJAHAN BANGSA BARAT
1 . Daya tarik bangsa Indonesia bagi bangsa-bangsa barat 
     Penjelasan :
       Bangsa Indonesia memiliki kelebihan dari pada bangsa Barat yaitu :
 A . Indonesia beriklim tropis dan dapat melakukan kegiatan sepanjang tahun.
     Sedangkan bangsa Barat memiliki iklim sedang dan sulit melakukan kegiatan   
     Untuk sepanjang tahun
B . Indonesia memiliki lahan yang subur , luas dan penuh dengan tumbuhan.
     Sedangkan bangsa Barat memiliki lahan yang luas dan kurang subur dan 
     Jarang ada tumbuhan yang hidup. 
C . Indonesia memiliki penduduk yang kurang cerdas dan mudah ditpu.
           Sedangkan bangsa barat memiliki penduduk yang cerdas dan pintar menipu
      Itulah sebab-sebab mengapa bangsa Barat ingin pergi ke Indonesia, dan itulah 
      peluang untuk mereka pergi ke Indonesia.
2 . Revolusi industry dan motivasi 3G(gold,glory,gospel)
    Penjelasan: 
    Revolusi industri adalah pergantian perubahan secara menyeluruh dalam 
    memproduksi barang yang dikerjakan oleh tenaga manusia atau hewan menjadi 
    tenaga mesin. Salah satunya adalah dalam kegiatan transportasi.
    Dengan adanya revolusi industri mereka memiliki motivasi 3G yaitu:
     A . gold => mencari kekayaan
     B . glory => mencari kejayaan
     C . gospel => menyebarkan agama kristen
KEDATANGAN BANGSA BARAT KE INDONESIA
1 . Sultan Baabullah Mengusir Portugis
     Sultan Baabullah mengusir Portugis karena kelicikan dan kejahatan Portugis terhadap rakyat Maluku yang menyebabkan kerajaan Ternate dan Kerajaan Tidore bertengkar.
2 . perlawanan Aceh
     Sultan Iskandar Muda telah menyiapkan armada kekuatan Aceh untuk menyerang Portugis , tetapi dengan perlawanan itu Aceh belum mendapatkan kemenangan. Walaupu begitu Aceh tetap berdiri sebagai kerajaan yang merdeka

Pengaruh Kebijakan Pemerintah Kolonial Terhadap bangsa Indonesia 
1 . Monopoli dalam Perdagangan
   Awalnya VOC meminta keistimewaan hak-hak dagang. Lama-kelamaan berkembang menjadi penguasaan pasar(monopoli). Yang akhirnya VOC menguasai dibidang perdagangan dan juga dibidang politik dan pemerintahan. Seperti memonopoli rempah- rempah dengan cara semua pedagang Indonesia hanya boleh menjual rempah-rempah hanya ke VOC dan VOC dapat menjual rempah-rempah dengan harga tinggi.
2 . Kerja Paksa
    Kerja paksa atau yang sering disebut Rodi. Kebijakan tersebut dibuat oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda yang bernama Herman Willem Daendels yang berkuasa sejak tahun 1808-1811. Kerja rodi yang paling terkenal adalah pembangunan jalan dari Anyer sampai Panarukan. Masyarakat Indonesia bekerja dengan tidak digaji dan diberi makan dengan layak dan dalam masa pembangunan jalan tersebut banyak masyarakat Indonesia yang meninggal akibat sakit, kelaparan dll.
3 . Sewa Tanah Raffles 
    Inggris pernah menjajah Indonesia. Gubernur yang menjabat ketika adanya sewa tanah yaitu Thomas Stanford Raffles. Tanam paksa sering disebut juga landert system / Landejilk Stelsel. Sistem tersebut memiliki ketentuan sebagai berikut:
A . petani harus menyewa tanah meskipun itu tanahnya sendiri
B . harga sewa tanah tergantung kepada kondisi tanah
C . pembayaran sewa tanah delakukan dengan uang tunai
D . bagi yang tidak memiliki tanah dikenakan paja kepala
4. Tanam Paksa 
    Pada tahun 1830 Van Den Bosch menerapkan system Tanam Paksa (cultuur stelsel). Praktik-praktik penekanan dan pemaksaan terhadap rakyat antara lain :
A . ketentuan bahwa tanah yang digunakan tanaman wajib hanya 1/5 dari tanah yang dimiliki rakyat, kenyataannya selalu lebih dari 1/2 tanah rakyat.
B . kelebihan hasil panen tanaman wajib tidak pernah dibayarkan
C . waktu untuk kerja wajib melebihi 66 hari dan tanpa imbalan yang memadai
D . tanah yang digunakan untuk tanaman wajib tetap dikenakan pajak 
 Akibat dari tanam paksa , angka kematian rakyat Indonesia lebih besar dari pada angka kelahiran karena rakyat Indonesia banyak yang kelaparan dan kekurangan gizi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar